KEAMANAN DIGITAL ADALAH-KB
Blog & Website, Home

Keamanan Digital: Pengertian, Jenis, dan Cara Mudah Menjaganya

Keamanan digital adalah sebuah bekal penting untuk menghadapi banyaknya potensi kejahatan-kejahatan yang terjadi setiap saat.

Sudah bukan rahasia lagi jika di dalam dunia digital sangat banyak kejahatan yang terjadi, pasti Anda juga sering mendengar kasus scamming, phishing, dan peretasan di mana-mana.

Maka dari itu, penting sekali bagi setiap pengguna untuk ‘membentengi’ diri dengan pengetahuan untuk menjaga keamanan digital.

Bagaimana caranya? Coba simak penjelasan yang akan kami berikan agar Anda bisa segera menerapkannya.

Namun, sebelum itu mari pahami terlebih dahulu pengertian keamanan digital, ya.

Apa Itu Keamanan Digital?

Keamanan digital adalah semua perlindungan pengguna pada media digital yang mencakup identitas hingga aset digital yang dimiliki.

Pada dasarnya, semua platform digital membutuhkan identitas pribadi milik pengguna, misalnya saat Anda ingin mendaftarkan email, akun media sosial, akun mobile banking, dan sebagainya.

Di balik itu, ada beberapa orang yang memanfaatkan kepolosan pengguna lain agar menyebarkan informasi pribadinya secara luas.

Akibatnya, pengguna tersebut menjadi korban pencurian identitas dan manipulasi, seperti contohnya pinjaman online yang mengatasnamakan pengguna lain padahal pengguna tersebut tidak melakukan pinjaman.

Namun, karena sebelumnya identitas pengguna tersebut terekspos maka orang-orang yang tega dan tidak bertanggung jawab akan menyalahgunakannya.

Nah, dari banyaknya kasus kejahatan digital, data pribadi menjadi yang paling marak dijadikan sasaran.

Pengguna mengira bahwa media digital tidak se-berbahaya itu, padahal ketika Anda memiliki digital presence, potensi untuk menjadi korban kejahatan sangatlah besar.

Mulai sekarang, anggaplah media digital itu sama berbahayanya seperti dunia nyata, bahkan jika Anda mengumbar hal pribadi sedikit saja akan lebih cepat menyebar dibanding di dunia nyata.

Baca Juga: Apa Itu VPN? Pengertian & Manfaatnya untuk Keamanan

Jenis-Jenis Risiko Keamanan Digital

Risiko keamanan digital adalah bagaimana penjahat siber memanfaatkan data/aset pengguna yang telah didapatkan.

Adapun risiko keamanan digital adalah sebagai berikut.

  • Data Pribadi

Data pribadi memuat informasi personal pengguna, seperti nama, alamat, email, IP address, dan sebagainya.

Data ini seringkali disebarkan secara sadar oleh pengguna melalui media sosial atau aplikasi obrolan seperti WhatsApp.

Selain itu, data-data tersebut juga biasanya akan didapatkan menggunakan beberapa teknik kejahatan social engineering, phishing, dan scamming.

Data yang sudah didapatkan biasanya akan dijual di dark web, atau digunakan sendiri untuk penipuan/manipulasi yang mengatasnamakan korban.

  • Data Transaksi/Pembayaran

Sekarang metode pembayaran digital sudah sangat menjamur, akan tetapi risiko keamanan data pembayaran pun juga patut diwaspadai.

Karena penjahat siber dapat mencuri semua aset yang tersimpan di dalamnya untuk melakukan transaksi menggunakan rekening korban, atau juga menguras semua uang ke rekening lain.

Penjahat siber dapat melakukan kejahatan tersebut karena berhasil mendapatkan data pembayaran seperti nomor kartu kredit dan PIN milik korban.

  • Data Kesehatan

Data kesehatan juga sangat rentan untuk menjadi incaran penjahat siber untuk mendapatkan obat-obatan untuk dijual kembali, serta mengklaim asuransi palsu.

Baca Juga: Cara Cek Keamanan Website & Menghindari dari Peretasan

Cara Menjaga Keamanan Digital

Setelah mengetahui risiko-risiko keamanan digital, pastinya Anda harus sangat berhati-hati ketika sedang berada di dunia digital.

Lalu, apa saja tindakan yang harus Anda lakukan agar dapat meminimalisir terjadinya tindak kejahatan di dunia digital?

Terapkan cara-cara berikut ini, ya:

1. Memahami Pentingya Informasi Pribadi

Hal pertama yang harus Anda lakukan untuk menjaga keamanan digital adalah memahami betapa pentingnya informasi pribadi.

Hal dasar ini harus Anda tanamkan agar nantinya tidak melakukan hal-hal yang membahayakan identitas penggunanya sendiri.

Misalnya mengabadikan foto identitas pribadinya melalui media sosial, di mana semua orang dapat menjangkaunya.

2. Mengaktifkan Autentikasi

Autentikasi adalah sebuah fitur keamanan yang memungkinkan hanya akan mengizinkan pengguna yang benar-benar memiliki izin untuk dapat mengakses informasi.

Biasanya media sosial hingga penyimpanan online sudah memiliki fitur autentikasi.

3. Memiliki Password yang Kuat

Password adalah hal yang sangat penting dalam keamanan digital, pasalnya password digunakan untuk memperoleh akses ke informasi pribadi Anda.

Buatlah password yang sulit ditebak oleh orang lain, hindari menggunakan password admin, 123456789, abcde, password, dan sebagainya.

Kombinasikan huruf, angka, dan simbol untuk memperkuat password. Jangan lupa untuk mengubah password secara rutin.

4. Browsing dengan Aman

Cara menjaga keamanan digital yang selanjutnya adalah melakukan browsing dengan aman.

Bagaimana cara mengetahui aman tidaknya saat browsing di internet? Mudah sekali, Anda cukup mengunjungi situs-situs yang sudah memiliki sertifikat SSL dan ditandai dengan adanya logo gembok di kolom sebelah URL.

Selain itu, Anda tidak boleh mengirimkan informasi pribadi pada websit yang belum memiliki SSL karena sangat rentan untuk dilacak oleh pihak lain.

SSL memiliki fungsi untuk mengenkripsi setiap informasi yang dikirimkan dari pengguna menuju server, atau sebaliknya.

Baca Juga: CAPTCHA: Pengertian dan Fungsinya untuk Keamanan

Kesimpulan

Keamanan digital adalah aspek dasar yang sangat penting yang harus dipahami setiap pengguna tanpa terkecuali.

Karena sekarang ini banyak ditemui pengguna yang kurang teredukasi dalam hal keamanan digital dan mengakibatkan banyaknya kasus kejahatan siber/digital.

Dengan artikel ini, diharapkan setiap orang yang membacanya dapat menaruh perhatian lebih terhadap keamanan digital.

Terima kasih sudah membaca artikel berikut ini, semoga dapat menambah wawasan Anda.

Ikuti kontesblog.com untuk mendapatkan tips dan informasi seputar blogging lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *